Seriously Comical

Participating the Flat World by sharing thoughts and opinions

Ideas Altogether

with 2 comments

ted

Mungkin kita semua pernah menghadiri job fair atau pameran beasiswa, dimana terdapat booth untuk bertanya dan juga presentasi dari masing-masing perusahaan tentang visi misi mereka. Coba sekarang bayangkan ada ‘idea fair’, yaitu pameran ide-ide, dimana berbagai macam orang yang memiliki ide yang brilian dan telah mempengaruhi komunitas orang presentasi dan presentasi ide-ide tersebut dilakukan di depan pengusaha, investor, para tokoh intelektual bahkan sampai orang awam, dan terlebih lagi, disebarkan ke seluruh dunia. Ketimpangan ide intelektual antara Negara maju dan Negara berkembang pasti akan berkurang dan yang pasti, kehidupan umat manusia pasti akan lebih baik oleh karena implementasi-implementasi ide tersebut. Sebut saja Tim Berners-Lee si bapak internet, Al Gore bercerita tentang global warming, dan Elisabeth Gilbert memaparkan perjalanannya dalam membuat buku bestsellernya “Eat Pray Love’. Mereka semua disatukan dalam satu acara yang bernama TED Talks.

TED yang berarti Technology Entertainment and Design ini pertama kali dilaksanakan tahun 1984 kemudian diresmikan oleh Chris Anderson, CEO dari majalah avant-garde, Wired Magazine. Misi utamanya adalah menyebarkan ide brilian yang tercermin dalam slogannya, TED: Ideas Worth Spreading, kita dapat menyaksikan pameran ide atau ‘idea fair’ ini melalui Ted.com tanpa mengeluarkan uang sepeser pun.

*tips pembicara yang menarik, search:

  1. Johny Lee dengan hasil meng-hack remote wii nya
  2. Malcolm Gladwell dengan cerita saus spagetinya
  3. Dan Ariely yang menyatakan bahwa manusia adalah makhluk irasional.

Mungkin kita semua pernah menghadiri job fair atau pameran beasiswa, dimana terdapat booth untuk bertanya dan juga presentasi dari masing-masing perusahaan tentang visi misi mereka. Coba sekarang bayangkan ada ‘idea fair’, yaitu pameran ide-ide, dimana berbagai macam orang yang memiliki ide yang brilian dan telah mempengaruhi komunitas orang presentasi dan presentasi ide-ide tersebut dilakukan di depan pengusaha, investor, para tokoh intelektual bahkan sampai orang awam, dan terlebih lagi, disebarkan ke seluruh dunia. Ketimpangan ide intelektual antara Negara maju dan Negara berkembang pasti akan berkurang dan yang pasti, kehidupan umat manusia pasti akan lebih baik oleh karena implementasi-implementasi ide tersebut. Sebut saja Tim Berners-Lee si bapak internet, Al Gore bercerita tentang global warming, dan Elisabeth Gilbert memaparkan perjalanannya dalam membuat buku bestsellernya “Eat Pray Love’. Mereka semua disatukan dalam satu acara yang bernama TED Talks. TED yang berarti Technology Entertainment and Design ini pertama kali dilaksanakan tahun 1984 kemudian diresmikan oleh Chris Anderson, CEO dari majalah avant-garde, Wired Magazine. Dengan misi utama menyebarkan ide brilian yang tercermin dalam slogannya, TED: Ideas Worth Spreading, kita dapat menyaksikan pameran ide atau ‘idea fair’ melalui Ted.com tanpa mengeluarkan uang sepeser pun.

Written by khrisnaresa

May 8, 2009 at 2:01 am

2 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. aha accidentally found the page after reading bout this TED…interesting isnt it?

    wanna share a bit,my fave :
    - Mae Jemison the doctor+astronaut
    - Sean Gourley
    - definitely Al Gore and the climate meltdown

    nice topic :)

    jinx

    May 10, 2009 at 5:12 pm

  2. hey i know that statue in your pic..is it the Harvard man? haha i once touched them too while saying some prayer.. lol

    jinx

    May 10, 2009 at 5:38 pm


Leave a Reply